Apakah Aman Jika Mata Terkena Gas Air Mata? Efek Samping, Pencegahan, dan Kesembuhannya

Apa Itu Gas Air Mata?
Gas air mata (tear gas) adalah senyawa kimia iritan yang biasa digunakan aparat keamanan untuk membubarkan massa. Jenis yang paling umum adalah CS (chlorobenzylidene malononitrile) dan CN (chloroacetophenone). Zat ini bukan benar-benar “gas”, melainkan partikel kimia yang tersebar di udara, dan dapat memicu iritasi hebat pada mata, hidung, kulit, dan saluran pernapasan.
Efek Gas Air Mata pada Mata
Ketika mata terkena paparan gas air mata, gejalanya biasanya muncul dalam hitungan detik:
- Mata perih dan terbakar seperti tersiram cabai.
- Kemerahan dan bengkak pada kelopak mata.
- Air mata keluar berlebihan (lacrimation).
- Penglihatan kabur sementara.
- Rasa seperti ada pasir di mata.
- Dalam paparan berat, bisa timbul luka pada kornea atau infeksi sekunder.
Efek ini umumnya bersifat sementara, namun pada kondisi tertentu (misalnya paparan sangat dekat atau orang dengan penyakit mata sebelumnya), kerusakan bisa lebih serius.
Efek Samping Jangka Pendek & Jangka Panjang
- Jangka pendek: iritasi parah, fotofobia (silau), sakit kepala.
- Jangka menengah: luka gores pada kornea, infeksi, radang konjungtiva.
- Jangka panjang (jarang): penurunan tajam penglihatan permanen bila tidak ditangani dengan baik.
Pertolongan Pertama Jika Mata Terkena Gas Air Mata
- Segera menjauh dari sumber gas ke arah melawan angin.
- Jangan mengucek mata karena bisa memperburuk iritasi.
- Bilas mata dengan air bersih yang mengalir selama minimal 10–15 menit.
- Air mineral botolan juga bisa digunakan darurat.
- Hindari cairan kimia atau sabun langsung ke mata.
- Lepas lensa kontak bila digunakan, karena bisa menyerap zat kimia.
- Jika masih terasa perih atau pandangan buram lama, segera periksa ke dokter mata.
Pencegahan Terpapar Gas Air Mata
- Gunakan kacamata renang atau goggle rapat saat ada potensi terpapar.
- Hindari mengucek mata jika sudah terasa iritasi.
- Siapkan masker basah atau kain lembab untuk menutup area hidung dan mulut, karena gas air mata juga mengiritasi saluran pernapasan.
- Jangan menggunakan lensa kontak saat berpotensi terpapar, lebih aman memakai kacamata.
Kesembuhan dan Prognosis
- Umumnya sembuh total dalam 1–2 hari setelah paparan berhenti dan mata dibersihkan dengan benar.
- Bila terjadi luka kornea atau infeksi, penyembuhan bisa memakan waktu lebih lama (hingga beberapa minggu) dan memerlukan obat tetes antibiotik/antiinflamasi dari dokter.
- Dengan penanganan tepat, risiko kerusakan permanen sangat rendah.
Kesimpulan
Mata yang terkena gas air mata biasanya akan mengalami iritasi berat tapi sementara. Dengan pertolongan pertama yang cepat—membilas mata, melepas lensa kontak, dan menjauh dari sumber paparan—umumnya kondisi akan membaik dalam waktu singkat.
Namun, bila gejala berlanjut atau penglihatan terganggu, segera periksa ke dokter mata untuk mencegah komplikasi.